1 Rumah Hanyut Di Krakal Kejajar, Sejumlah Warga Diungsikan

WONOSOBOZONE – Tingginya intensitas hujan di kawasan Kejajar kembali menimbulkan kerusakan, dan membuat sejumlah warga yang bermukim di dekat sungai terpaksa diungsikan. Hal itu dilakukan, menyusul hanyutnya sebuah rumah di Dusun Krakal Wetan, Kelurahan Kejajar, akibat meluapnya aliran sungai setelah kawasan tersebut diguyur hujan lebat pada Selasa (28/2). Camat Kejajar, Iwan Widayanto mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga perihal hanyutnya rumah milik Darmadi (50) yang berada di dekat jembatan krakal tersebut, dan langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menyelamatkan warga di sekitarnya. “Ada 3 Kepala Keluarga yang harus diungsikan di RT 1 RW 8 Kelurahan Kejajar, masing-masing adalah keluarga Kasihman, Keluarga Marham, dan Keluargna Edi Widodo,” jelas Iwan. Ketiga KK tersebut, dikatakan Iwan diminta mengungsi mengingat kondisi rumah mereka sudah mengkhawatirkan, bahkan ada yang di beberapa bagian retak-retak.
Selain itu, Iwan juga mengaku tengah berupaya menjalin koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum terkait perlunya rekayasa arus sungai agar tidak terjadi longsor susulan. Rekayasa arus sungai, menurut Iwan juga diperlukan demi menyelamatkan jembatan Krakal, yang merupakan penghubung utama jalur Igirmranak menuju Wates, dan berstatus sebagai jalan Kabupaten.
Upaya mengungsikan warga, menurut Iwan juga dilakukan kepada tak kurang dari 4 KK di Dusun Krakal Wetan Desa Surengede, karena adanya longsoran yang mengenai salah satu rumah. “Di Krakal Wetan Surengede, 4 Kepala Keluarga yang diungsikan ke rumah kerabat, ada keluarga Mbah Mawardi, Mbah Muhrodin, Waryono dan Slamet,” bebernya. Longsor di Surengede, menurutnya telah diantisipasi sebelumnya, sehingga tidak sampai menimbulkan korban jiwa. 
Adanya sejumlah warga yang mengungsi, diakui Iwan juga telah dtanggapi oleh Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo dan PMI. Pihak BPBD menurutnya telah memberikan bantuan logistik berupa paket lauk pauk untuk 8 KK. “Kami juga masih mengusahakan untuk bisa dibantu alat berat untuk mengarahkan aliran sungai Serayu, agar tidak menghantam tebing atau bahkan kaki jembatan,” tandasnya. Warga di sekitar aliran sungai, disebutnya telah siap bergotong royong membuat bronjong dan membersihkan tebing longsor.
(Danang Hari Purnomo-Staf Diskotik Pemkab Wonosobo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here