​Milad Ke-72, PWI Wonosobo Rayakan HPN Dengan Tukang Sapu


WONOSOBOZONE –  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) wilayah Wonosobo merayakan hari ulang tahun yang ke-72 sekaligus Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh setiap tanggal 9 Februari dengan mengajak tukang sapu yang ada di Wonosobo untuk meramaikan. Hal tersebut terlihat ketika Ketua panitia HPN, Muharno Zarka memotong tumpeng dalam kegiatan tasyakuran yang kemudian diberikan kepada salah satu perwakilan dari tukang sapu Wonosobo. “Kami sengaja mengajak tukang sapu ini untuk berbagi kebahagiaan di hari perayaan profesi kami. Semoga kegiatan ini dapat kami jadikan sebagai momentum untuk membershikan hati menjadi lebih baik,” ungkap pria yang akrab dengan sebutan Harno dihadapan puluhan tukang sapu Wonosobo beserta tamu undangan dari Organisasi PErangkat Daerah (OPD) terkait di Paseban Wetan Alun-alun Wonosobo, Jum’at (9/2)..
Menurut Harno, perayaan dengan menggandeng para pahlawan kebersihan tersebut merupakan kali pertama pihaknya bersama insan pers lain dalam menggelar acara tasyakuran dalam HUT PWI dan juga HPN setelah sekian tahun. Selain tasyakuran, Harno menyebut beberapa kegiatan yang melibatkan beberapa elemen pemerintahan beserta masyarakat juga akan tersaji dalam rangkaian peringatan HPN yang ke-72 disepanjang bulan Februari 2018. “Diantaranya sekolah jurnalisme, futsal, bedah rumah, literasi media, lomba dongeng dan menulis antar guru PAUD dan TK. Nah dipuncak acaranya kami menggelar jalan sehat yang melibatkan puluhan ribu masyarakat sekaligus pembangunan monument Pers di sekitar Telaga Menjer Garung,” beber Harno. Sedangkan untuk tasyakuran, lanjut Harno, merupakan kegiatan pembukaan dalam memperingati HPN dan HUT PWI.
.

Senada, Ketua PWI Wonosobo, Edi Purnomo membenarkan rangkaian kegiatan pers dalam memperingati HPN tersebut. Edi menyebut puluhan kegiatan yang akan dilaksanakan ditujukan untuk membangun komitmen antara Wartawan dengan semua elemen termasuk masyarakat, pemerintahan dan pihak swasta. Karena menurut Edi, selain jujur dan tanggung jawab, insan pers harus memiliki rasa kebersamaan yang tinggi. “Perwujudan etika Wartawan penting untuk dilakukan semua pihak yang sudah meneguhkan dirinya sebagai seorang Wartawan. Terlebih tugas wartawan kedepan semakin banyak tantangannya, maka marilah kita bertekad menjadikan HPN tahun ini sebagai pengingat bahwa wartawan harus selalu meningkatkan kualitas,” pungkas Edi. (Ard)

BACA JUGA:  Lereng Gunung Sindoro Mulai Ditanami Kopi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here